Minggu, 10 Juli 2011

D. PRINCIPLES OF GEOGRAPHY (PRINSIP GEOGRAFI) Prinsip geografi merupakan dasar mengkaji dan mengungkapkan gejala geografi di permukaan bumi. Secara teoritis, prinsip – prinsip geografi adalah sebagai berikut. 1) Prinsip Penyebaran (Spreading Principle) Prinsip penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan gejala dan fakta geografi dalam peta serta mengungkapkan hubungan antara gejala geografi yang satu dengan yang lain. Hal tersebut disebabkan penyebaran gejala dan fakta geografi tidak merata wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Contoh Prinsip Persebaran : - Persebaran penduduk padat di Indonesia dapat ditemukan di Pulau Jawa, Bali, Lombok dan kota – kota besar di Indonesia. - Persebaran gunung berapi di Indonesia berbentuk rangkaian, dimulai dari pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, terus ke arah timur. - Persebaran daerah penghasil tanaman pangan dapat ditemukan di Brastagi, Sumatra Utara, Cisarua Jawa Barat, dan Brebes, Jawa Tengah. 2) Prinsip Interrelasi (Interrelationship Principle) Prinsip interrelasi digunakan untuk menganalisis hubungan antara gejala fisik dan non – fisik. Prinsip tersebut dapat mengungkapkan gejala atau fakta geografi di suatu wilayah tertentu. Contoh Prinsip Interelasi - Mata pencaharian penduduk di daerah pantai ialah nelayan. - Wilayah di sekitar gunung berapi biasanya merupakan lahan pertanian yang subur. - Setiap musim penghujan beberapa tahun belakang ini, di Jakarta selalu terjadi banjir. 3) Prinsip Deskripsi (Descriptive Principle) Prinsip deskripsi dalam geografi digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah geografi yang dianalisis. Prinsip ini tidak hanya menampilkan deskripsi dalam bentuk peta, tetapi juga dalam bentuk diagram, grafik maupun tabel. Contoh Prinsip deskripsi Krakatau Krakatau adalah gugusan pulau gunung berapi di Selat Sunda. Di duga berasal dari sebuah gunung api besar berbentuk seperti kerucut yang kemudian tenggelam sehingga hanya tinggal tiga gumpalan tanah yang merupakan Pulau Sertung, Pulau Panjang dan Pulau Rakata. Di salah satu gumpalan tana tersebut timbul sebuah gunung berapi kecil berbentuk kerucut, yaitu Gunung Rakata. Kemudian timbul dua gunung berapi lagi, yaitu gunung Perbuatan dan Gunung Danan, yang menjadi satu dengan Gunung Rakata dan dinamakan Krakatau. Letusan – letusan dahsyat pada tanggal 26 – 28Agustus 1883 Telah menelan korban 36.000 Jiwa. Gunung perbuatan, gunung Danan, dan setengah dari gunung Rakata hilang lenyap. Pada letusan 1927 terjadi pulau gunung berapi baru di tengah – tengah pulau – pulau lain, yaitu Anak Krakatu. Pada pertengah juli 2004, Anak Krakatau mulai menampakkan gejolaknya. 4) Prinsip Korologi (Chorological Principle) Dengan prinsip korologi dapat dianalisis gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari penyebaran, interrelasi dan interaksinya dalam ruang. Contoh Penerapan Prinsip Korologi : Di kawasan Asia tenggara, negara penghasil padi yang cukup besar adalah Thailand dan Vietnam Mengapa ? Karena Thailand dan Vietnam adalah negara tropis yang curah hujannya mencukupi dan air permukaannya melimpah sehingga cukup untuk mendukung irigasi lahan sawah yang luas. Sebagian besarwilayahnya berupa dataran rendah yang sangat cocok untuk pertanian padi sawah. Oleh karena itu kedua negara itu disebut sebagai negara lumbung padi di Asia Tenggara. Coba diskusikan contoh prinsip geografi ini ! 1. Fenomena alam dapat dikaji dan dijelaskan, karena adanya keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor lain, seperti terjadinya angin karena ada perbedaan tekanan udara. Dalam hal ini berarti kita menggunakan prinsip APA & Jelaskan 2. DKI Jakarta berpendududk padat dengan tata ruang kurang memadai menyebabkan terjadi gradasi lingkungan. Kepadatan penduduk tersebut akan nengimbas kewilayah wilayah pea,yang juga memilyangnga disekitar DKI Jakartiki tata ruang kurang mema

D. PRINCIPLES OF GEOGRAPHY (PRINSIP GEOGRAFI)
Prinsip geografi merupakan dasar mengkaji dan mengungkapkan gejala geografi di permukaan bumi. Secara teoritis, prinsip – prinsip geografi adalah sebagai berikut.
1) Prinsip Penyebaran (Spreading Principle)
Prinsip penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan gejala dan fakta geografi dalam peta serta mengungkapkan hubungan antara gejala geografi yang satu dengan yang lain. Hal tersebut disebabkan penyebaran gejala dan fakta geografi tidak merata wilayah yang satu dengan wilayah yang lain.
Contoh Prinsip Persebaran :
- Persebaran penduduk padat di Indonesia dapat ditemukan di Pulau Jawa, Bali, Lombok dan kota – kota besar di Indonesia.
- Persebaran gunung berapi di Indonesia berbentuk rangkaian, dimulai dari pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi, terus ke arah timur.
- Persebaran daerah penghasil tanaman pangan dapat ditemukan di Brastagi, Sumatra Utara, Cisarua Jawa Barat, dan Brebes, Jawa Tengah.
2) Prinsip Interrelasi (Interrelationship Principle)
Prinsip interrelasi digunakan untuk menganalisis hubungan antara gejala fisik dan non – fisik. Prinsip tersebut dapat mengungkapkan gejala atau fakta geografi di suatu wilayah tertentu.
Contoh Prinsip Interelasi
- Mata pencaharian penduduk di daerah pantai ialah nelayan.
- Wilayah di sekitar gunung berapi biasanya merupakan lahan pertanian yang subur.
- Setiap musim penghujan beberapa tahun belakang ini, di Jakarta selalu terjadi banjir.
3) Prinsip Deskripsi (Descriptive Principle)
Prinsip deskripsi dalam geografi digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah geografi yang dianalisis. Prinsip ini tidak hanya menampilkan deskripsi dalam bentuk peta, tetapi juga dalam bentuk diagram, grafik maupun tabel.
Contoh Prinsip deskripsi
Krakatau
Krakatau adalah gugusan pulau gunung berapi di Selat Sunda. Di duga berasal dari sebuah gunung api besar berbentuk seperti kerucut yang kemudian tenggelam sehingga hanya tinggal tiga gumpalan tanah yang merupakan Pulau Sertung, Pulau Panjang dan Pulau Rakata. Di salah satu gumpalan tana tersebut timbul sebuah gunung berapi kecil berbentuk kerucut, yaitu Gunung Rakata. Kemudian timbul dua gunung berapi lagi, yaitu gunung Perbuatan dan Gunung Danan, yang menjadi satu dengan Gunung Rakata dan dinamakan Krakatau. Letusan – letusan dahsyat pada tanggal 26 – 28Agustus 1883 Telah menelan korban 36.000 Jiwa. Gunung perbuatan, gunung Danan, dan setengah dari gunung Rakata hilang lenyap. Pada letusan 1927 terjadi pulau gunung berapi baru di tengah – tengah pulau – pulau lain, yaitu Anak Krakatu. Pada pertengah juli 2004, Anak Krakatau mulai menampakkan gejolaknya.
4) Prinsip Korologi (Chorological Principle)
Dengan prinsip korologi dapat dianalisis gejala, fakta, dan masalah geografi ditinjau dari penyebaran, interrelasi dan interaksinya dalam ruang.
Contoh Penerapan Prinsip Korologi :
Di kawasan Asia tenggara, negara penghasil padi yang cukup besar adalah Thailand dan Vietnam Mengapa ? Karena Thailand dan Vietnam adalah negara tropis yang curah hujannya mencukupi dan air permukaannya melimpah sehingga cukup untuk mendukung irigasi lahan sawah yang luas. Sebagian besarwilayahnya berupa dataran rendah yang sangat cocok untuk pertanian padi sawah. Oleh karena itu kedua negara itu disebut sebagai negara lumbung padi di Asia Tenggara.
Coba diskusikan contoh prinsip geografi ini !
1. Fenomena alam dapat dikaji dan dijelaskan, karena adanya keterkaitan antara faktor yang satu dengan faktor lain, seperti terjadinya angin karena ada perbedaan tekanan udara. Dalam hal ini berarti kita menggunakan prinsip APA & Jelaskan
2. DKI Jakarta berpendududk padat dengan tata ruang kurang memadai menyebabkan terjadi gradasi lingkungan. Kepadatan penduduk tersebut akan nengimbas kewilayah wilayah penyangga disekitar DKI Jakarta,yang juga memiliki tata ruang kurang memadai,sehingga pemerintah daerah dan wilayah sekitar menghadapi masalah yang sama yakni kependudukan dan lingkungan hidup. Prinsip geografi yang erat kaitanya dengan kasus tersebut adalah Prinsip APA & Jelaskan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar