Minggu, 10 Juli 2011

ASPECT OF GEOGRAPHY (ASPEK GEOGRAFI

ASPECT OF GEOGRAPHY (ASPEK GEOGRAFI)
Secara garis besar, geografi dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu geografi fisik dan geografi manusia.
Geografi fisik mempelajari aspek fisik, sedangkan geografi manusia ( geografi sosial) mempelajari aspek – aspek sosial. Kedua aspek tersebut berpengaruh terhadap lingkungan manusia. Aspek fisik meliputi : relief bumi, mineral dan struktur batuan, air, cuaca dan iklim, flora serta fauna. Sedangkan aspek sosial meliputi aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya. Dalam geografi, aspek fisik dan aspek sosial selalu berhubungan dengan disiplin ilmu lain. Hubungan tersebut bersifat timbal balik secara intensif.

1. Aspek Fisik (Physical Aspect)
Aspek geografi yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia yaitu aspek fisik. Beberapa aspek fisik yang mempengaruhi kehidupan manusia misalnya: iklim, relief, gempa bumi, air, vulkanisme dan sebagainya. Tentunya dalam geografi aspek fisik yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia sangat banyak, namun dalam bahasan ini dibatasi beberapa aspek saja.
Contoh aspek fisik yang mempengaruhi kehidupan manusia antara lain seperti berikut.
a. Iklim dan unsur – unsurnya (Climate and its elements)
Iklim merupakan unsur geografi yang penting dalam mempengaruhi aktivitas manusia.
Keadaan iklim di permukaan bumi bervariasi. Faktor yang menentukan iklim adalah letak lintang dan bentuk wilayah. Bentuk wilayah Indonesia merupakan kepulauan yang memiliki empat sifat dasar iklim yaitu :
( 1 ) suhu rata – rata tahunan tinggi,
( 2 ) memiliki dua musim yaitu penghujan dan kemarau,
( 3 ) bebas dari hembusan angin taifun,
( 4 ) kelembapan udara yang tinggi.
Pengaruh iklim terhadap aktivitas manusia.
(1) Para nelayan pada malam hari mulai berlayar ke laut ( melaut ), karena memanfaatkan angin darat, sebaliknya siang hari nelayan kembali (berlabuh) ke darat, hal itu memanfaatkan angin laut.
(2) Sekitar bulan Oktober – April para petani mulai menggarap lahannya, karena bulan – bulan tersebut Indonesia mengalami musim hujan.
Buatlah dengan gambar atau skets untuk mengetahui aspek fisik yang berupa iklim terhadap kehidupan manusia.
To know the influence of physical aspects of climate for human’s life. Observe figure
( sesuai dengan keinginanmu )
Mari merangkum dengan rapi pada buku catatanmu masing – masing dan pinjam buku paket Geografi 1DAN/ Bumi Antariksa di perpustakaan !
Catatlah hal – hal penting apa saja yang perlu diketahui tentang konsep pendekatan. Prinsip dan aspek Geografi. Buatlah dalam rangkumanmu dengan bentuk rangkuman. Tukarlah hasil rangkumanmu dengan rangkuman teman, kemudian berikan saran dan masukan pada rangkuman masing – masing.
b. Relief Bumi (Relief of Earth)
Relief bumi adalah tinggi rendahnya permukaan bumi. Relief bumi merupakan aspek fisik geografi yang mempengaruhi kehidupan manusia maupun tumbuhan. Berikut ini beberapa pengaruh relief bumi terhadp kehidupan manusia.
Pengaruh relief bumi terhadap pertumbuhan tanaman dapat kita pelajari dalam klasifikasi iklim junghuhn berikut :
1. Zona panas = 0 – 700 meter
Jenis tanamannya padi, jagung, tebu dan kelapa
2. Zona sedang = 700 – 1500 meter
Jenis tanamannya kopi, coklat, teh, kina, karet dan hortikultura.
3. Zona sejuk = 1500 – 2500 meter
Jenis tanamannya cemara dan pinus.
4. Zona dingin = lebih dari 2500 meter
Jenis tanamannya lumut.
Why do towns in lowlands develop faster than in high ones ? Explain.
Mengapa kota – kota yang terletak di dataran rendah lebih cepat berkembang bila dibandingkan di daerah dataran tinggi ? Jelaskan !
c. Gempa Bumi (Earthquake)
Gempa bumi, baik tektonik maupun vulkanik, sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang rawan terhadap kedua jenis gempa tersebut. Seringnya kejadian gempa di Indonesia dipengaruhi oleh letak geologis. Secarta geologis, negara kita berada di jalur pegunungan dan lempeng benua. Dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi terhadap kehidupan di permukaan bumi sangatlah luas.
Contoh :
1) Adanya gempa tektonik dapat membantu ahli geologi untuk menentukan kandungan mineral yang terkandung dalam litosfer.
2) Adanya kejadian gempa dapat membantu arsitek untuk menentukan bentuk rumah dan bahan yang digunakan untuk membangun rumah yang tahan gempa.
Why didn’t the earthquake in Bantul and Yogya effect tsunami, and what causes that condition?. Explain.
Mengapa peristiwa gempa di Bantul dan Yogya tidak mengakibatkan tsunami dan apa penyebabnya?. Jelaskan!
Pernyataan :
1. Ketika mengendarai mobil,keluar,turun, dan menjauh dari mobil
2. Lindungi kepala dan badan dari reruntuhan bangunan (bersembunyi di bawah meja atau tempat tidur
3. Perabotan (lemari,file kabinet) diatur letaknya,menempel pada dinding
4. Mencatat nomor telepon penting yang dapat dihubungi saat gempa terjadi
5. Jauhi pantai untuk menghindari terjadi tsunami
Mitigasi saat terjadi gempa bumi, ditunjukkan nomor……
A. 1,2,dan 3
B. 1,2, dan 5
C. 2,3, dan 4
D. 2,4, dan 5
E. 3,4,dan 5
2. Aspek Sosial (Social Aspects)
Aspek sosial geografi yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia, misalnya penduduk, mobilitas penduduk, dan persebaran penduduk.
a. Penduduk (Population)
Aspek sosial yang mempengaruhi kehidupan manusia yaitu jumlah penduduk. Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan ke 4 dunia setelah RRC, India, dan USA. Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menduduki urutan pertama. Potensi penduduk yang besar dapat menjadi pendukung dan penghambat pembangunan. Potensi penduduk yang dapat mendukung pembangunan antara lain:
( 1 ) Penduduk usia produktif merupakan sumber tenaga kerja;
( 2 ) Penduduk yang banyak dapat dimanfaatkan sebagai tenaga pembangunan;
( 3 ) Kualitas sumber daya manusia yang tinggi dapat digunakan sebagai tenaga ahli.
Contoh :
Kegiatan industri di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, salah satu faktornya adalah jumlah penduduk. Penduduk yang banyak di Pulau Jawa dapat mendukung aktivitas dalam hal.
a) Penyediaan tenaga kerja
b) Sebagai konsumen hasil industri
b. Mobilitas panduduk (Mobility of Population)
Aspek sosial geografi yang berkaitan dengan mobilitas penduduk yaitu urbanisasi. Urbanisasi berpengaruh terhadap penduduk kota maupun desa. Fenomena yang dapat kita lihat di wilayah perkotaan sebagai akibat dari urbanisasi antara makin meluasnya perkampungan kumuh dan tingkat kriminalitas yang tinggi. Sedangkan fenomena yang muncul di pedesaan yaitu produktivitas pertanian menurun sebagai akibat dari kehilangan tenaga kerja muda.
c. Penyebaran penduduk (The Spreading of Population)
Penyebaran penduduk di Indonesia tidak merata. Sebagian besar penduduknya terkonsentrasi di Pulau Jawa. Dampak yang lebih luas dari penyebaran penduduk yang tidak merata adalah:
( 1 ) Pembangunan kurang merata
( 2 ) Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak optimal
( 3 ) Di Pulau Jawa, lahan pertanian semakin sempit karena dimanfaatkan untuk lahan perumahan
( 4 ) Wilayah di luar Pulau Jawa kekurangan tenaga kerja, sehingga berdampak daerah luar Jawa pembangunannya kurang lancar.
Untuk mengatasi penduduk Indonesia yang banyak dan tidak merata pemerintah telah berupaya melaksanakan program transmigrasi, walaupun program tersebut belum berhasil secara optimal.
Most of Indonesia population inhabitted in Java island. Explain!
Sebagian besar penduduk Indonesia terdapat di pulau Jawa. Jelaskan!

2 komentar:

  1. Nama : Arif Prasetyo
    No : 3
    Kelas : X6
    Tahun Pelajaran : 2012/2013

    BalasHapus